Kiat Jitu Menanamkan Kesabaran Pada Diri Anak

Hidup itu berjuang. Hidup itu, dipenuhi dengan aral melintang. Anak manusia yang mengarungi samudera kehidupan, akan mengalami berkali-ka...


Hidup itu berjuang. Hidup itu, dipenuhi dengan aral melintang. Anak manusia yang mengarungi samudera kehidupan, akan mengalami berkali-kali ujian dan tantangan ketika dia masih menghirup nafas karunia Tuhan.

Ada sebuah nilai integritas yang penting untuk ditanamkan kepada anak. Ia bernama kesabaran. Ini menjadi peran siapa? Tentu peran orangtua. Ayah dan ibu adalah dua insan yang harus memiliki visi misi  tentang bagaimana mempersiapkan anak menghadapi ujian dan tantangan di hidupnya. Jangan sampai anak dibiarkan mengalir saja, tanpa arahan yang jelas dari orangtuanya.

Sulitkah? Akan sulit jika anda menganggapnya sulit. Mudahkah? Akan jauh lebih mudah bila anda menerapkan dan mempraktikkan nilai kesabaran itu sendiri. Learning by doing, lalu beri teladan kepada anak-anak secara langsung. Karena bagaimanapun, sosok orangtua bukanlah malaikat tanpa cela. Sesekali ia bisa saja tidak sabar dan mengedepankan emosi. Namun satu celah kekurangan itu bukan lantas menghalangi anda untuk menerapkan nilai kesabaran kepada anak-anak anda. Sepakat ya!

Sabarkan dia dalam menghadapi ujian hidup

Picture from www.rohis1sleman.blogspot.com


Adanya penyakit, kecelakaan, musibah kebakaran, tanah longsor, kabut asap, gunung meletus, adalah beberapa ujian yang kadang Tuhan hadirkan. Kehadiran ujian tersebut memberikan dampak luar biasa bagi psikologi penderita, atau bahkan yang hanya menyaksikan kejadian itu saja. Beri pemahaman kepada anak, jika salah satu ujian itu datang kepadanya, maka dia harus bersabar.

Anda bisa membuat jadwal terstruktur dalam hari-hari anda. Jika weekend tiba atau saat anak hanya berdua dengan anda atau pasangan, ajaklah ia bicara soal ujian hidup. Perbanyak membaca kisah inspiratif orang yang sukses dengan kesabarannya agar anda punya cukup bahan untuk dibicarakan. Ingat, anak lebih suka mendengarkan cerita daripada ceramah. Dan dia lebih suka peran anda sebagai sahabat saat bicara, bukan sebagai guru dan murid.

Jika suatu ketika anda mengalami sakit parah, tunjukkan bahwa anda tetap bisa tersenyum. Perlihatkan kepasrahan anda kepada Tuhan dan sampaikan kepada anak, hanya Tuhan lah yang bisa menyembuhkan sekali pun dokter mengucapkan vonis berat atas penyakit yang anda derita.

Saya jadi ingat, tahun 2012 lalu saya kehilangan buah hati saya. Usianya baru lima bulan. Padahal dia lahir sehat dan selama dalam kandungan pun tak ada masalah yang berarti. Namun sungguh takdir berkata lain. Adli (nama anak saya) mengalami serangan asma mendadak. Tuhan mengambil nyawanya yang membuat saya dan suami sangat terpukul. Bagaimana tidak? Kami sudah membuat peta kehidupan tentang dirinya, seperti apa yang sudah kami buat untuk putri sulung kami. Harapan-harapan indah akan dirinya sudah terbayang dan mulai kami terapkan sejak usianya di dalam kandungan.

Kesedihan itu pun saya lawan. Saya harus bangkit. Saya yakin itu adalah bagian dari ujian hidup yang Tuhan hadirkan untuk saya. Saya pun berusaha tersenyum di depan anak saya yang pertama. Saya ingin dia tetap melihat saya ceria meski adiknya telah tiada. Saya ingin dia mulai belajar bahwa ujian hidup harus dihadapi dengan berjuta kesabaran. Bukan dengan berjuta penyesalan atau kesedihan yang tak berujung.

Masukkan nilai kesabaran saat menghadapi ketidakadilan

Picture from www.alsofwa.com


Anak-anak kita, masih banyak yang berpikir satu kali dalam mengambil langkah bila dirinya menjadi korban ketidakadilan. Atau jika hatinya terketuk untuk beraksi membela kaum lemah, mereka cenderung mengedepankan energi darah mudanya untuk menyelesaikan persoalan.

Pada balita, pandailah anda mengalihkan fokusnya agar dia lebih tertarik dengan hal lain daripada tentang kisah dirinya yang dinakali teman sepermainannya. Ajari mereka untuk saling meminta maaf dulu meski bukan dia yang melakukan kesalahan. Ini sekaligus memberikan teladan kepada lawan main anak. Missal anak kita tidak terima, berikan pujian khusus bahwa dia adalah anak hebat. Namun, berilah pujian ini behind the scene alias di belakang layar. Bukan di depan teman-temannya. Hal ini agar anak tidak terjangkit sifat sombong atas kesabarannya.

Pada remaja, mulailah berikan nasihat dan teladan bahwa hidup itu seringkali penuh dengan ketidakadilan. Beri waktu agar si anak memikirkan hakikat ketidakadilan itu sehingga kesabaran akan muncul.

Pada anak yang sudah dewasa, biarkan ia memunculkan kesabarannya sendiri. Bila dia masih terburu emosi, hadirkan perhatian dengan memberikan pesan sms atau obrolan ringan via messenger.

Berbuat baik pun harus sabar

Picture from www.arthanugraha.blogspot.com


Jika anak  memiliki semangat berbuat baik, pupuklah dengan nilai kesabaran. Katakan bahwa orang baik  seringkali akan dicemooh meski yang dilakukan itu benar. Pelajari karakter anak agar cara anda benar-benar sampai ke dalam hatinya. Berikan teladan nyata tentang tiga hal: niat, komitmen, dan hanya mengharap balasan Tuhan.

Jika suatu ketika anak menjadi direktur  di perusahaannya, lalu memiliki semangat berbuat baik yang tinggi, misalkan dia bertekad hanya akan meng acc ajuan proyek yang sesuai dengan SOP perusahaan dan tak akan menerima suap sepeserpun, dukung dia. Nyatakan bahwa anda pun akan melakukan hal yang sama bila berada di posisinya.

Buat dia tetap komitmen meski dia mungkin akan dibenci oleh sebagian pihak. Ingatkan bahwa balasan yang mulia hanya dari Tuhan, bukan dari manusia. Katakanlah anda bangga memiliki anak seperti dirinya.


#parentingantikorupsi #GakPakeKorupsi

COMMENTS

BLOGGER
Name

aku dan keluarga,10,al quran,4,cerita lucu,2,Cerpen,20,Hikmah,26,inspiratif,40,keluarga,1,Kepenulisan,26,lomba,6,naskah drama,6,nuansa wanita,21,penerbit,7,Perjalanan Penulis,13,Perjalanan_penulis,3,puisi,3,
ltr
item
Catatan Isnaeni DK: Kiat Jitu Menanamkan Kesabaran Pada Diri Anak
Kiat Jitu Menanamkan Kesabaran Pada Diri Anak
http://2.bp.blogspot.com/-nAm9XK-K1pQ/VlfqBRtdHLI/AAAAAAAAArc/dYRUbZ7XWfM/s320/sabar1.png
http://2.bp.blogspot.com/-nAm9XK-K1pQ/VlfqBRtdHLI/AAAAAAAAArc/dYRUbZ7XWfM/s72-c/sabar1.png
Catatan Isnaeni DK
https://www.isnaenidk.com/2015/11/kiat-jitu-menanamkan-kesabaran-pada.html
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/2015/11/kiat-jitu-menanamkan-kesabaran-pada.html
true
4217727946596129531
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy