Ajarkan balita baca Qur'an? Insya Allah bisa! ; Diary Amira, 20 bulan

Assalamualaikum semuanya, bahagia sekali Allah masih berikan banyak kesempatan saya untuk berbagi. Tapi afwan jiddan ya, kurang update nih...


Assalamualaikum semuanya, bahagia sekali Allah masih berikan banyak kesempatan saya untuk berbagi. Tapi afwan jiddan ya, kurang update nih blognya. Nulis kalau pas ada waktu saja. Maklum masih konsentrasi pada naskah ke penerbit. Tapi tak mengapa ya? Insya Allah tulisan-tulisan saya di sini bisa kita nikmati bersama dan semoga Allah berikan nilai kebaikan. Aamin.

Masih ingat Nahla, kan? Putri saya yang pertama. Pada postingan sebelum-sebelumnya saya sudah bercerita tentang dia. salah satunya pada postingan Balita pun bisa hafal Qur'an. Insya Allah akan ada lanjutannya. Ditunggu ya! Karena kali ini saya akan bercerita tentang putri kedua saya. Namanya, Hafshah Amira Kaifiy, yang lahir pada 3 Desember 2013. Bulan Desember depan dia genap dua tahun.
Amira, 8 bulan


Saya dan suami, selalu berkomitmen untuk menjadikan anak-anak kami bisa membaca Al Qur'an sebelum usia lima tahun. Kepada Nahla yang kini 6 tahun, alhamdulillah telah tercapai target itu. Dulu dia bisa membaca Al Qur'an secara lancar pada usia 4,5 tahun. Dan kini, kepada Amira pun kami masih berikhtiyar untuk target itu.

Mengapa sebelum lima tahun? Karena kami memiliki cita-cita yang lebih tinggi lagi. Yakni, menjadikan mereka para penghafal Al Qur'an sejak dini. Targetnya memang tidak harus usia 6 atau 7 mereka sudah hafidz. Akan tetapi, ketika di usia lima tahun mereka sudah lancar membaca Al Qur'an, kami meyakini proses ke depannya akan Allah permudah dalam menghafal. Sehingga inginnya, sebelum lulus SD mereka sudah hafidz/ hafidzah. Aamin.

Amira kini 20 bulan usianya. Secara perkembangan kognitif, menurut saya dia sangat baik alhamdulillah. Mudah mengingat sesuatu, dan mudah menirukan kata-kata meski sepenggal-sepenggal. Secara pelafalan, lidahnya memang belum bisa dikatakan bisa "bicara". Memanggil abi, ummi, sudah bisa. Namun memanggil kakak, masih terdengar "tatak".

Hafshah Amira Kaifiy, 10 bulan


Secara kinestetis, dia lebih aktif dibandingkan kakaknya. Lebih suka bergerak, lebih cerewet, suka melakukan ini itu alias tidak bisa diam kecuali kalau lelah atau mengantuk. Dari segi sosialnya pun dia lebih pemberani.

Maka, dengan mengetahui itu semua, saya dan suami sepakat punya cara yang berbeda untuk dirinya. Kalau Nahla, mudah sekali dikondisikan. "Disuruh" ini dan itu, tanpa saya berekspresi terlalu "lebay" akan menurut. Namun kepada Amira, beda. Saya harus lebih ekspresif agar dia tidak merasa disuruh-suruh dan dimarahi sama umminya, hehe. Tapi secara garis besar sebenarnya Allah sudah karuniakan anak yang "mudah" dikondisikan kok. Kalimat saya tadi hanya untuk menekankan, bahwa memberikan pengajaran kepada anak itu harus dengan metode yang mereka sukai. Jangan memaksakan harus sama antara anak kita yang satu dengan yang lain.

Amira dan Kak Nahla, lebaran 1436 H


Sejauh ini, menuju target baca Quran, ini yang sudah saya praktekkan. Semoga bisa bermanfaat:

1. Saat diketahui saya mengandung Amira, saya dan suami berdoa kepada Allah agar dimudahkan jalan menuju cita-cita kami untuk anak-anak kami. Supaya Allah lah yang "mengkondisikan" anak-anak kami ketika belajar mengeja huruf hijaiyah, membaca jilid, sampai "bersahabat" dengan Al Qur'an secara utuh.

Kami berdoa agar dihindarkan dari sikap ujub atas keberhasilan kami mendidik anak jika kelak ternyata anak-anak kami memang berhasil. Kami berdoa agar bayi yang tengah dikandung mencintai Allah dan RasulNya, mencintai Al Qur;an. Kami yakin ketika ketiganya dicintai olehnya, maka otomatis permata hati kami akan mencintai abi umminya, saudaranya, gurunya, dan orang-orang yang beriman.
Amira saya ajak juga saat saya mengajar tahfidz Ramadhan anak-anak SDIT Permata Hati Batang

2. Melakukan stimulasi tepat semasa hamil, yaitu : sering tilawah (membaca al quran) sambil mengelus-elus perut yang semakin buncit. Entah itu saya yang tilawah, atau saat abinya yang tilawah. Masing-masing kami melakukannya agar ikatan ibu ayah dan anak sudah terjalin sejak masih dalam bentuk janin.

Selain tilawah dari kami sendiri, kami dengarkan murottal sesering mungkin. Bacaan al qur'an dari laptop, hp, atau player yang lainnya kami seringkan terdengar di rumah. Kak Nahla bisa sambil murojaah, adiknya di dalam perut juga merasakan alunan indah firman Rabbnya.



Lalu, memberikan stimulan dengan kata-kata positif. Kapan? Target saya sesering mungkin. Namun karena aktifitas juga banyak, biasanya saya melakukannya ketika habis shalat, dan menjelang tidur. Saya ajak bicara Amira apa...saja. Bisa tentang kekuasaan Allah, tentang rasa syukur, tentang betapa sayangnya ummi dan abi kepadanya, dan lain-lain. Contohnya saya bilang begini sambil mengelus perutnya:

"Anakku, ummi, abi, dan kak Nahla sangat sayang lho sama kamu. Baik-baik di dalam ya.Sehat-sehat selalu. Nanti kalau kamu sudah lahir, kami semua akan bahagia.Insya Allah, kamu akan bahagia bersama kami di rumah ini. 

Tahu nggak kenapa kita harus merasa bahagia? Karena kita punya Allah. Allah lah yang akan memberikan kebahagiaan itu kepada kita.Lihat nih kak Nahla udah hafal juz 30. Tuh, abi juga setiap hari bekerja dan diberi rizki oleh Allah.Jadi, kita harus merasa bahagia..."

atau begini:

"Nak, nanti kalau sudah lahir ke dunia, kamu sama ummi akan belajar al qur'an bersama-sama ya. Seperti ummi sama kak Nahla dulu. Al Qur'an itu bacaannya indah lho. Itu adalah perkataan Allah. Berisi cerita nabi, cerita orang beriman, juga ada perintah dan larangan. Ummi akan bahagia sekali kalau dedek nanti bisa menghafal Al Qur'an ketika masih kecil...."

Duh ngomong sendiri, hehe.Ya, begitulah. Kita harus merasakan keberadaannya meski sang janin belum ada di dunia. Hitung-hitung latihan mendongeng seperti guru TK dan para pendongeng ternama.

3. Saat lahir, aqiqah dilaksanakan, dan memperbanyak doa.

4. Usia Amira 0-12 bulan, kami stimulasi dia dengan kegiatan bermain sambil belajar. Menempel banyak poster huruf hijaiyah, menyetel lagu-lagu alif ba ta, mengulang-ulang nama-nama huruf hijaiyah, mengulang-ulang surat-surat pendek.

5. Usia 13 bulan sampai sekarang:
-Membelikan kartu huruf hijaiyah yang menarik.
Yang seperti ini, harga 14rb


Sebenarnya tidak harus beli, buat sendiri juga bisa. Kartu huruf itu digunakan untuk bermain. Awalnya sih Amira penasaran dengan kartu-kartu itu, sampai diambil semua dan dihambur-hamburkan begitu saja. Saya biarkan. Bahkan saya ikut menghambur-hamburkan juga ke lantai dan ke udara. Dia suka sekali. Nah pada saat itu saya tunjukkan satu per satu nama huruf sampai matanya benar-benar melihat ke arah kartu.


Tampilannya muka belakang. Huruf hijaiyah, angka, gambar, ada bahasa arabnya juga.



-Menunjukkan huruf hijaiyah dalam poster

Amiranya memang jalan-jalan atau sambil mainan masak-masakan di kasur lantai. Saya tetap saja "ngoceh" sambil menunjuk-nunjuk ke arah poster dengan gaya guru yang aduhai lebainya. Dia tertawa dan saya tahu matanya memerhatikan.

Poster hijaiyah, banyak di pasaran


-Bernyanyi bersama
Amira suka sekali dengan lagu alif ba ta yang dari Indonesia dan Malaysia. Saya sudah hafal sejak dulu bersama Nahla. Maka saya menyanyikan itu semau dan sesuka dia. Sebagai selingan saat bermain atau belajar mengeja huruf hijaiyah.

-Menyiapkan buku jilid

Saya pakai buku jilid qiroaty. Untuk Amira, yang penting dia tahu wujudnya dan isinya dulu. Karena memang belum bisa diajak duduk manis lalu diajari. Tetapi, alhamdulillah sejauh ini dia sudah mulai bilang "a a" atau "ba ba" "ta ta" "go go" "la la" "ja ja" dan lain-lain secara cepat. Tidak pelan. Persis seperti yang saya ajarkan pada kakaknya, pada anak-anak yang ngaji di rumah selepas maghrib.

Buku jilid qiroaty. Gambar dari google.


-Memberikan suasana dan lingkungan Qur'ani

Setiap bakda maghrib, anak-anak se RT mengaji di rumah saya. Ada belasan anak yang rajin datang. Ya, meski kadang berganti-ganti juga yang datang karena mood mereka memang mudah berubah untuk mengaji. Saya berpesan, kalau nggak ngaji di sini, ya di rumah tetap membaca al quran, minta disimak sama orangtuanya.

Anak-anak yang datang itu membuat rumah saya menjadi ramai. Amira merasakan suasana dan lingkungan yang Qur'ani. Meski dia hanya lalu lalang sambil main-main dengan mas-mas dan mbak-mbak yang sangat gemes dengannya, saya sangat yakin dia mendengar apa yang mereka lafalkan di hadapan saya. Saya perhatikan, Amira sangat senang saat ada anak TK yang maju dengan jilid PRA TK atau jilid satu. Karena memang masih mengeja huruf berharakat, belum membentuk kata. Batin saya, mungkin dia merasa itu sama dengannya.

Poster asmaul husna

Poster alphabet

Kreasi dengan kak Nahla

Poster-poster ini mendukung suasana qur'ani. Bisa sebagai bahan pembelajaran dengan bermain, bernyanyi dan bercerita. Ayah bunda harus kreatif menggunakannya :)


-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-8-

Perjalanan masih panjang, sebulan lagi saya akan melihat perkembangan pelafalan kata dari Amira, Atau nanti ketika dua tahun, saya berusaha sudah menggunakan buku jilid secara konsisten kepadanya. Berkaca kepada kakaknya dulu, usia 18 bulan sudah bisa pakai jilid. Saat dirinya tiga tahun pas masuk PAUD, sudah sampai jilid dua. Dan saat TK masuk jilid 3, saya sudah mengenalkan kepadanya Al Quran secara utuh, sambil terus mendampinginya dengan jilid.

Selain untuk menghindari kejenuhan, juga mengurangi tingkat stres anak. Insya Allah akan saya lanjutkan perjuangan itu kepada Amira. Bismillah, dengan segala keterbatasan dan kelebihan yang Allah berikan, saya dan suami akan berusaha demi menjadikan mereka sholihah dekat dengan Al Quran.

Ayah, bunda, abi, ummi, calon ayah dan ibu, mari bersama-sama bersemangat dalam proyek besar ini. Menuruti banyaknya alasan misalnya sibuk, terlanjur banyak kerjaan, atau seabrek pekerjaan yang tak kunjung henti hanya akan menjadikan kita lemah azzam. Allah maha tahu isi hati hambanya. Insya Allah semua ada solusi.

Bila kita tidak mampu mengajari anak secara langsung, baik tidak mampu secara kapasitas mengajar, atau karena kesibukan yang memang tak bisa disiasati, banyak guru ngaji yang bisa kita panggil. itu juga bagian dari ikhtiyar kita sebagai orangtua. Tetapi kalau saya dan suami secara pribadi, memang ingin sekali anak-anak kami bisa membaca al quran dari tangan kami sendiri, dengan pertolongan Allah Swt.


Semoga Allah memudahkan ikhtiyar kita semua ya. Episode lain akan saya posting cerita tentang Faiha Nahla Zalfa yang berhasil masuk pondok yanbuul Qur'an di Kudus. Pondok tahfidz terbaik di Indonesia.


Saya tunggu diskusinya ya ayah, bunda, ibu, bapak, ummi,abi, calon ayah dan ibu....

COMMENTS

BLOGGER: 10
Loading...
Name

aku dan keluarga,10,al quran,4,cerita lucu,2,Cerpen,20,Hikmah,26,inspiratif,40,keluarga,1,Kepenulisan,26,lomba,6,naskah drama,6,nuansa wanita,21,penerbit,7,Perjalanan Penulis,13,Perjalanan_penulis,3,puisi,3,
ltr
item
Catatan Isnaeni DK: Ajarkan balita baca Qur'an? Insya Allah bisa! ; Diary Amira, 20 bulan
Ajarkan balita baca Qur'an? Insya Allah bisa! ; Diary Amira, 20 bulan
http://3.bp.blogspot.com/-4yzqsbnkkc8/VcYIydg1pkI/AAAAAAAAAfU/15Cnir5-IBM/s320/IMG_20140930_095901.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-4yzqsbnkkc8/VcYIydg1pkI/AAAAAAAAAfU/15Cnir5-IBM/s72-c/IMG_20140930_095901.jpg
Catatan Isnaeni DK
https://www.isnaenidk.com/2015/08/ajarkan-balita-baca-quran-insya-allah.html
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/2015/08/ajarkan-balita-baca-quran-insya-allah.html
true
4217727946596129531
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy