Balita pun Bisa Baca dan Hafal Qur'an : Nahla's stories

Aku yakin, sebelum usianya lima tahun, Nahla sudah pandai membaca Al Qur'an. Benar-benar kutarget itu. Suami mendukung sepenuh hati, dan kami mulai melakukan aksi nyata dengan telaten. Kenapa telaten? Karena makna telaten adalah komitmen. Kesungguhan untuk melakukan aksi secara terus menerus. Aku tak mau menjadi orangtua yang hanya semangat di awal lahirnya buah hati, namun kemudian tak mau melanjutkan usaha lantaran jenuh dan kepentok banyak hal. Bismillah, langkah pun kami mulai.

Faiha Nahla Zalfa, 8 bulan


11 April 2015 nanti, usianya genap 6 tahun. Aku tak tahu, apakah di tahun ajaran baru mendatang, Allah perkenankan ia pergi ke kota Kudus untuk menimba ilmu dan menghafal Qur'an di pondok yanbuul Qur'an. Sungguh, aku benar-benar tak tahu.



Keinginanku dan suami, tentu sangat ingin Nahla ke sana. Ia memiliki kemampuan yang luar biasa menurutku. Ia mudah dikondisikan untuk belajar, untuk membaca jilid, juga untuk menghafal Al Qur'an. Sejak bayi, aku tak pernah merasa memiliki kesusahan yang berlebihan dalam mendidiknya, alhamdulillah. Jadi, kurasa, apa yang sudah ia capai sampai detik ini, faktor yang banyak berpengaruh terhadap dirinya adalah, karunia Allah. Bukan kepiawaianku dalam mendidik, atau kesabaran suami saat mengajarkan bagaimana berakhlak yang baik.
Nahla, 10 bulan
Kami hanya berusaha melakukan yang kami bisa. Ketika kami memiliki azzam yang kuat agar anak-anak kami menjadi penghafal Qur'an, aku dan suami benar-benar mencermati setiap stimulasi yang tepat selama hamil. Bukan musik klasik yang kualunkan padanya. Melainkan, alunan indah firman Tuhan yang sangat agung. Melalui murottal dari mp3 player, atau saat kami, orangtuanya tilawah, kuusap selalu perut yang membuncit. Ya, kami tahu di dalam sana Nahla mendengar dan merasakan sentuhan hangat itu. Ia mulai berkenalan dengan kitab sucinya. Kami yakin saat itu, saat ia lahir, Al Qur'an bukan lagi sebagai benda asing.

Benarlah, apa yang menjadi doaku terkabul. Aku mengharapkan adanya bidadari kecil yang mudah untuk dididik, didekatkan Allah dengan Qur'an, menjadikan Qur'an sebagai sahabatnya, selain kami, kedua orangtuanya. Nahla tumbuh menjadi bayi yang cerdas. Pertumbuhan fisiknya normal, meski berat badan konon kurang ideal. Hmm, bagaimana lagi ya. Ummi abinya kan bukan sosok tinggi besar pula, tentu anak tumbuh tak jauh seperti kedua orangtuanya. Hehe.
Nahla, 2 tahun
Aku yakin, sebelum usianya lima tahun, Nahla sudah pandai membaca Al Qur'an. Benar-benar kutarget itu. Suami mendukung sepenuh hati, dan kami mulai melakukan aksi nyata dengan telaten. Kenapa telaten? Karena makna telaten adalah komitmen. Kesungguhan untuk melakukan aksi secara terus menerus. Aku tak mau menjadi orangtua yang hanya semangat di awal lahirnya buah hati, namun kemudian tak mau melanjutkan usaha lantaran jenuh dan kepentok banyak hal.

Bismillah, langkah pun kami mulai.

Usia 0 sampai 18 bulan: Nahla sudah diperkenalkan huruf hijaiyah melalui: nyanyian, dongeng, mainan, video, dan aneka poster yang menarik.


Usia 18 bulan ke atas: Nahla mulai menggunakan jilid qiroaty. Jilid pra TK, dilanjut dengan jilid 1, 2, 3 dan seterusnya sampai jilid 6.
Nahla, 3 tahun

Pemakaian buku jilid ini sangat aku cermati. Anak usia dini, konon mudah stres bila harus belajar membaca, duduk manis, dan konsentrasi. Maka, sebisa mungkin aku memberikan cara se ekspresif mungkin untuk menarik minat bacanya. Awalnya nyanyi dulu, petak umpet, cari huruf yang kusembunyikan, lalu kuajak dia duduk, menyimak buku jilid.

Hasilnya? Dia sangat menikmati. Pada usia dua tahun setengah, Nahla sudah menyelesaikan jilid Pra Tk dan jilid 1
Memasuki playgroup, jilid 2 nya sudah sampai di halaman 30.
Jadi, saat dia masuk TK, jilid 4 sudah dimulai.

Di saat jilid 4 inilah aku mulai mengajaknya membaca Al Qur'an, dimulai dari juz 1, surat al fatihah, al baqarah, dst. Untuk menghindari kejenuhan, kuajak dia untuk membaca juz 30, sembari mengulang-ulang hafalannya.
Nahla, 4 tahun
Alhamdulillah, saat usianya menjelang 4 tahun, Nahla sudah bisa membaca Al Qur'an dengan lancar. Dengungnya ghunnah, samarnya ikhfak, jelasnya idhar, dan memantulnya qolqolah sedikit demi sedikit ia pahami. Juga tentang mad. Aku bilang padanya: Nahla, bila ada bendera, kamu baca lebih panjang ya. Kalau tak ada bendera, panjangnya biasa.

Bagaimana dengan hafalannya?
Bagiku, yang utama adalah baca dulu, baru menghafal. Namun, karena Nahla bisa diarahkan untuk melakukan dua-duanya, aku berusaha mencari cara agar dia tidak terlalu kelelahan. O, bukan hanya dia nya. Tapi umminya juga. Seabrek aktifitas yang kulakukan. bohong banget bila aku tak merasa lelah dan butuh istirahat. Di sinilah fungsi dan peran kerjasama dengan pasangan.

Abinya Nahla, dengan ringan tangan selalu membantu pekerjaan rumah. Atau, saat aku lelah selepas mengajar, beliaulah yang mengajak Nahla bermain atau naik sepeda keliling komplek. Jadi, saat sore  atau maghrib tiba, aku sudah kembali siap beraksi bersama si tawon kecil itu. Hehe, ya...Nahl adalah lebah...tawon!

Bersama Abi di Kudus, Nahla 5 tahun

Nahla sangat semangat saat hafalan. Saat ini dari surat Al Lail sampai An naas sudah dihafal. Surat An Naba sudah sampai ayat 23. Sekarang, Nahla masih menghafal surat Ath Thariq, sudah dapat 6 ayat.

Kok tidak diurut al lail, asy syams, lalu al balad? Atau selesaikan An Naba, lalu An Naziat? Kami sengaja. Aku memilihkan mana yang mudah menurut kami. Aku tak takut dia akan bingung urutas surat nantinya. Karena setelah dia hafal satu juz, aku sudah punya cara untuk mengajarinya menghafal urutan nama surat dari An Naba sampai An Nas.

Dari Nahla, banyak yang bisa kudapatkan. Arti kesabaran, komitmen, kerja keras, dan perjuangan. Ia pun memberikan semangat untukku lebih giat menambah hafalan. Kalau ssehari saja dia bisa hafal 3 sampai 6 ayat pendek, maka aku emaknya tak boleh kalah. Kuusahakan ODOA. One Day One Ayat. Satu demi satu ayat tak mengapa, asalkan komitmen, istiqomah.

Jazakillah khoir, banati. Ukhibuki fillah.




COMMENTS

BLOGGER: 5
Loading...
Name

aku dan keluarga,10,al quran,4,cerita lucu,2,Cerpen,20,Hikmah,26,inspiratif,40,keluarga,1,Kepenulisan,26,lomba,6,naskah drama,6,nuansa wanita,21,penerbit,7,Perjalanan Penulis,13,Perjalanan_penulis,3,puisi,3,
ltr
item
Catatan Isnaeni DK: Balita pun Bisa Baca dan Hafal Qur'an : Nahla's stories
Balita pun Bisa Baca dan Hafal Qur'an : Nahla's stories
Aku yakin, sebelum usianya lima tahun, Nahla sudah pandai membaca Al Qur'an. Benar-benar kutarget itu. Suami mendukung sepenuh hati, dan kami mulai melakukan aksi nyata dengan telaten. Kenapa telaten? Karena makna telaten adalah komitmen. Kesungguhan untuk melakukan aksi secara terus menerus. Aku tak mau menjadi orangtua yang hanya semangat di awal lahirnya buah hati, namun kemudian tak mau melanjutkan usaha lantaran jenuh dan kepentok banyak hal. Bismillah, langkah pun kami mulai.
http://3.bp.blogspot.com/-ilrroaHyU0A/VH8sbVyMllI/AAAAAAAAAc8/HcY4SLolngo/s1600/10001349_10202149219825400_1983648912_n.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-ilrroaHyU0A/VH8sbVyMllI/AAAAAAAAAc8/HcY4SLolngo/s72-c/10001349_10202149219825400_1983648912_n.jpg
Catatan Isnaeni DK
https://www.isnaenidk.com/2014/12/balita-pun-bisa-baca-dan-hafal-quran.html
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/2014/12/balita-pun-bisa-baca-dan-hafal-quran.html
true
4217727946596129531
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy