Lebih Peka Di Hari Raya

Image from: www.penangpassion.com Lebaran hampir tiba. Berbagai persiapan, saya yakin sudah dilakukan. Benar? Alhamdulillah kalau begit...

Image from: www.penangpassion.com

Lebaran hampir tiba. Berbagai persiapan, saya yakin sudah dilakukan. Benar? Alhamdulillah kalau begitu. Semoga zakat fitrah tidak sampai lupa, semoga yang sudah berkewajiban membayar zakat mal juga tidak lalai. Amin. Segera hitung dan bayarkan kepada amil terdekat agar harta anda semakin berkah nan suci.

Saudaraku, hari raya idul fitri sangat dinantikan. Sebulan penuh kita puasa, menahan haus dan lapar, menahan emosi, tentunya ada kebahagiaan tersendiri bila lebaran menjelang. Sebagaian lagi, merasa sedih pula karena belum tentu tahun mendatang dipertemukan dengan bulan yang mulia ini. Ramadhan.

Kali ini, saya ingin berbagi pesan, yang berhubunga dengan peka di hari raya. Peka terhadap apa? Terhadap perasaan orang lain. Karena kadang kala, kebahagiaan yang membuncah menjadikan kontrol berucap dan berlaku menjadi hilang kendali. Sehingga kadang, akan menyakiti hati kawan, saudara, keluarga, atau mungkin pasangan sendiri. Hal apa sajakah?

Pertama, tentang menanyakan kabar dan teman-temannya. Ada baiknya bertanyalah secara netral. Misalnya dengan ucapan “Bagaimana kabarmu?” “Tinggal di mana sekarang?”. Hindari pertanyaan “kepo” yang sebenarnya tidak disukai oleh lawan bicara. Misalnya “Sehat kan? Mana istrimu?” padahal yang ditanya itu belum memiliki istri. Tujuannya mungkin becanda. Tapi sebagaian ada yang menganggap bahwa pertanyaan semacam itu adalah mengejek atau merendahkan. Kata-kata lain: “Sudah isi belum” (bagi yang sudah menikah) “Eh, sekarang rumahnya masih ngontrak ya? Belum punya sendiri?” (bagi pasangan yang kabar-kabarnya masih jadi kontraktor, he). Yang jelas, pertanyaan yang sifatnya tidak netral itu lebih memiliki kecenderungan menyakiti meskipun hanya basa-basi. Pandai-pandailah memilih kata.

Kedua, menjaga ukhuwah islamiyah. Persatuan dalam islam sangat penting. Kita sebagai umat muslim harus pandai-pandai menjaga persaudaraan yang terjalin. Caranya bermacam-macam. Cobalah untuk berperilaku yang “bersahabat” kepada siapapun yang kita temui saat silaturahim. Hindari permusuhan dan menabur dendam. Misalkan kita masih benci sama seseorang, saat lebaran tetap saja tak mau bermaafan, malahan saling adu kata-kata yang mengolok-olok satu sama lain.

Ukhuwah Islamiyah. Bersatu kita teguh.
image from: www.dita-anggraini.deviantart.com


Ketiga, pekalah terhadap umat muslim yang tidak sebebas kita! Saudara kita di Gaza, Palestina, tengah dilanda peperangan yang entah akan sampai kapan ujungnya. Mereka ditindas, dibunuh sewenang-wenang oleh tentara Israel yang sudah tak punya hati. Orang-orang Palestine diperlakukan bak binatang. Jadi, boleh lah kita bersuka cita atas hari raya tahun ini. Boleh lah kita bergembira karena bisa menikmati aneka santapan hari raya.

Image from: www.syarulrizalnf.deviantart.com

Namun, sampaikanlah doa kita untuk mereka yang berada di sana. Jika ada kelapangan rizki, kirimkanlah donasi untuk mereka. Sesungguhnya Allah tidak tidur dan akan mencatat setiap amal perbuatan kita. Apalagi ini menjelang akhir Ramadhan. Sedekah kita untuk mereka, semoga dilipatgandakan pahalanya untuk kita yang memberi dengan ikhlas.


Keempat, pekalah kepada buah hati, orangtua, dan pasangan. Mereka adalah orang yang paling dekat dengan kita. Kepada anak, tak harus menunggu mereka meminta maaf dulu bila terjadi “sesuatu” antara kita dan dia. Kita sebagai orangtua pun sah-sah saja bila mau minta maaf dulu.

Kepada orangtua, haturkan salam dan maaf kepada mereka. Ucapkan kata-kata cinta penuh makna agar mereka tetap merasakan keberadaan kita di hati mereka, meski sehari-hari kita tidak membersamainya. Oleh-oleh mungkin kita persiapkan sebaik mungkin. Namun, orangtua tidak melihat itu. Mereka lebih melihat senyum tulus yang terkembang di bibir kita dan kesediaan yang ikhlas untuk menengok mereka, yang telah mendidik dan merawat kita sehingga kita menjadi seperti sekarang ini.

Kepada pasangan, cobalah untuk lebih mengerti apa keinginannya. Jangan kotori hari yang fitri dengan egoisme masing-masing. Bila ada permasalahan yang mendadak muncul, berpikirlah jernih dan selesaikanlah dengan kepala dingin.

Semoga bermanfaat!

Selamat Hari Raya Idul Fitri
1 Syawal 1435 H

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Isnaeni DK

COMMENTS

BLOGGER
Name

aku dan keluarga,10,al quran,4,cerita lucu,2,Cerpen,20,Hikmah,26,inspiratif,40,keluarga,1,Kepenulisan,26,lomba,6,naskah drama,6,nuansa wanita,21,penerbit,7,Perjalanan Penulis,13,Perjalanan_penulis,3,puisi,3,
ltr
item
Catatan Isnaeni DK: Lebih Peka Di Hari Raya
Lebih Peka Di Hari Raya
http://1.bp.blogspot.com/-WDGkveY_fZs/U9PTv-UUv9I/AAAAAAAAAak/7ydwsh04a8M/s1600/ketupat1.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-WDGkveY_fZs/U9PTv-UUv9I/AAAAAAAAAak/7ydwsh04a8M/s72-c/ketupat1.jpg
Catatan Isnaeni DK
https://www.isnaenidk.com/2014/07/lebih-peka-di-hari-raya.html
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/2014/07/lebih-peka-di-hari-raya.html
true
4217727946596129531
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy