Status Di Sosmed, Gimana Menyikapinya?

Kali ini saya ingin sharing tentang sosial media. Katakanlah facebook atau fesbuk atau fb. Di sosial media, banyak yang mengatakan bahwa kit...

Kali ini saya ingin sharing tentang sosial media. Katakanlah facebook atau fesbuk atau fb. Di sosial media, banyak yang mengatakan bahwa kita bebas sebebas-bebasnya berekspresi, menuliskan apapun sesuka hati, nggak perlu memerhatikan etika dan sopan santun. Bahkan menuliskan atau mungkin mengupload gambar porno baik milik pribadi atau ambil dari internet juga sebuah kebebasan bagi orang yang hidup di dumay. Hmm, saya nggak sepakat tentang yang terakhir. Jujur aja, hal tersebut sangat bertentangan dengan kata hati saya.



Saya sepakat misalkan kita dikatakan bebas berekspresi. Mau gunakan fesbuk sebagai sarana mengembangkan bakat nulis, nyari temen sebanyak-banyaknya, atau sekadar have fun dari segala rutinitas sehari-hari (bekerja) yang menjenuhkan, dll itu bebas. Terserah hati kita. Sekalipun ada yang menganggap bahwa bersosial di dumay itu nggak penting dan banyak mudharatnya, itu soal penilaian masing-masing. Saya nggak terganggu dengan itu meski beberapa temen ada yang masih komitmen dengan ketidakmauan mereka untuk bersosial media. Wuiihhh...padahal kalau mau mewawancarai saya tentang apa yang saya lakukan di dumay, pasti bakalan ngiler. Karena bakat semakin terasah, makin banyak temen, juga makin banyak rejeki. Lho, kok bisa? Lin waktu kita bahas soal ini ya. Hehehe.

S T A T U S

Saat membuka beranda, kita tentu akan selalu dan selalu ditanya oleh fesbuk atau twitter tentang apa yang sedang kita pikirkan. Saya pribadi, selalu tertarik untuk membuat status saat membuka akun. Temen-temen semua yang sering online tentu juga merasakan hal yang sama. Ya nggak semuanya sih, tetapi kebanyakan demikian. Dari mana saya lihat? Hehe, dari temen-temen fesbuk saya yang sering bikin status. Temen twitter juga lebih sering. Baik yang saya follow atau enggak. Tapi karena saya lebih sering fesbukan, nggak begitu update apa yang terjadi di twitter. Nggak apa-apa kan twit? Kau tak cemburu kan? Hehe
Macamnya apa aja lah. Yang dituliskan juga berbagai hal. Hal yang datar-datar aja, menyedihkan, atau mungkin hal yang lucu. Nah, mana yang biasa kita tulis? Itu mencerminkan diri kita. Saya ada tips bagaimana kita mengelola status agar tetep menyenangkan, sopan, tak mengganggu teman kita, dan bermanfaat.

1. Hati-hati dengan persoalan pribadi

    Kadang kala karena terlalu asyik bersosial media, sampai lupa kalau status yang kita tulis itu bercerita tentang urusan pribadi kita. Menurut saya, selagi itu bersifat umum tak masalah. Tetapi kalau sudah sampai detail-detailnya, saya rasa itu yang perlu direm. Contoh nih kita nulis status tentang keberadaan kita di mana, kita lagi makan apa, mau melakukan apa, titik. Itu masih wajar. Hal-hal yang menjadi embel-embel di belakangnya selagi bersifat happy-happy aja, tak masalah.

Nah misalkan kita nulis status tentang kita lagi ada di mana. Sambil dijelaskan betapa kita bangganya dengan pakaian rok mini yang dikenakan. Orang-orang banyak yang melirik dan kayaknya terlihat menikmati, halah...dan lain sebagainya. Ini yang perlu disensor.

Persoalan pribadi yang lain, misalkan bagi kita yang udah berumahtangga. Tanpa tedeng aling-aling kita umbar masalah yang terjadi di rumah. Suami/ istri marah-marah, kita tulis panjang kali lebar apa yang dia katakan sampai membuat kita berdarah-darah dan mengeluarkan dua tanduk di kepala. Hingga pada status yang kita buat, mendatangkan banyak komentar ke sana - sini, hingga (mungkin) kita puas karena semua orang tahu bagaimana pasangan kita. Padahal, hal tersebut tak akan membuahkan solusi, malah semakin mempekeruh permasalahan yang sedang terjadi. Bagaimana menurutmu?

Kita kudu bisa nyaring mana yang baik untuk kita dan mana yang enggak. Persoalan pribadi, biarlah menjadi konsumsi pribadi. Orang lain boleh tahu, tetapi pada sesuatu yang sekali lagi, sifatnya masih umum, masih wajar.


2. Status yang berisi tips
    
    Anda suka bikin tips atau jurus jitu dalam membuat atau melakukan sesuatu yang bermanfaat? Nah, ini jadi sebuah status yang cukup menjadi favorit saya untuk dibaca dengan detail, hehe. Misalkan: tips menyajikan makanan agar anak mau makan, cara mengajari anak baca Quran, tips agar rumah tangga tetap harmonis, jurus jitu memberikan motivasi anak untuk belajar, cara pintar belajar komputer dan lain-lain.

Daripada status yang kita pasang hanya berisi itu-itu aja, coba deh lakukan cara yang ini. Tulis beberapa tips tentang "how to" yang bisa diterapkan temen-temen kita di dumay.





3. Jangan menjelek-jelekkan atau menghina orang

   Waspada ya sama hal yang satu ini. Yang namanya masalah dengan orang lain kadang memang membuat kita jengkel tak karuan. Sampai-sampai ingin sekali kita cacai makai (caci maki maksudnya) dia habis-habisan. Kalau perlu kita cari cara bagaimana agar orang yang kita benci itu juga dibenci oleh orang lain.


Tetapi kawan, hati-hatilah dengan fasilitas yang kita punya sampai kemudian kita merasa bebas mengumbar kejelekan orang yang kita benci di sosmed. Kita jelek-jelekkan ia, kita hina dia dari A sampai Z. Jangan sampai ya? Lho, kenapa? Karena yang kena pun nggak hanya orang itu. Kita pun akan kena. Orang yang membacanya, bisa jadi akan menyimpulkan bahwa kita adalah orang yang nggak sabar menyikapi masalah. Kita akan dicap sebagai orang yang kasar, nggak tahu sopan santun. Solusinya, selesaikan masalah dengan orang lain secara pribadi saja. Sabarlah menghadapi seseorang yang kita benci. Karena, jika yang kemudian terjadi adalah kita saling caci, maka sosmed akan menjadi ajang adu mengadu tulisan tak bermanfaat, hingga waktu kita pun tak bermanfaat.



4. About your picture

   Upload oh upload. Asyik banget kegiatan ini. Tapi, yuk kita batasi diri kita untuk mengupload foto yang tak baik. Apa aja tuh? Misalnya: gambar porno (baik karikatur, kartun, maupun foto asli). Selain itu, saya nggak nyaman juga kalau ada temen yang upload foto, tetapi tak sesuai dengan cermin dirinya. Misalkan dia seorang guru pendidikan agama islam. Tetapi di fesbuk, ia mengupload foto yang "lenjeh" atau "kemayu" atau tak menutup auratnya. Nggak salah sih dengannya, tetapi saya nggak nyaman aja.

Yang membuat saya nggak nyaman juga, melihat foto pasangan yang bermesraan dengan berlebihan. Kalau sekadar duduk bareng berdua, bergandengan tangan, jalan-jalan sama anak, itu bagi saya masih wajar. Tapi kalau mesranya itu sampai ada adegan (maaf) mencium bibir, berpelukan, itu udah nggak wajar. Kita orang timur. Tentunya baiknya kita jaga budaya ketimuran kita yang menjaga adab.

Mengupload foto yang mendukung brand kita di sosmed, itu bagus lho. Contoh nih contoh, saya punya banyak temen penulis. Nah mereka beramai-ramai mengunggah foto mereka beserta buku yang udah diterbitkan. Saya sepakat sekali itu. Selain sebagai cara promosi yang cukup efektif, profil sebagai penulis akan semakin melekat di hati pembaca. Betul?

Atau mungkin seorang wartawan mengunggah fotonya saat mewawancarai narasumber, chef yang tengah memasak, atau teknisi komputer yang masih merakit komputer, itu juga bagus gus gus.




5. Maksimalkan minat dan bakat

    Kita bisa tuliskan apa minat dan bakat kita melalui status. Soal bahasa sih terserah kita ya. Karena yang namanya hobi itu bisa sebagai penghibur diri, menjadikan kita enjoy juga. Hehe, saya suka gimana gitu kalau ada yang kepo, sok tahu sama apa yang saya lakukan atau sama apa yang saya tuliskan dalam status. Dia nggak begitu aktif di sosmed tapi dalam dunia nyata menyimpulkan kalau fesbukannya saya itu nggak bermanfaat. Haduuuh....ya monggo kalau begitu. Hehe. 

6. Upaya mencari solusi
    
    Kita hidup tentu punya masalah. Bolehkah dalam status kita jadikan sebagai cara mencari solusi atas permasalahan kita? Menurut saya, boleh. Asal, caranya pun benar. Selagi pesan yang kita tuliskan sekiranya bisa ditangkap oleh pembaca, itu cukup. Tak perlu menuliskan secara detail sedetail-detailnya (terutama yang berkaitan dengan persoalan pribadi).

Misalnya saya sedang mencari solusi dalam menghadapi anak "spesial" di kelas saya. Saya tak perlu menuliskan siapa namanya, tinggalnya di mana, dan bagaimana perasaan saya yang begitu tak suka dengannya karena begitu "spesial" (hehe, katanya nggak boleh nyebut "nakal"). Cukuplah saya bertanya
Contoh:

"Sobat fesbuk, pernahkah yang mengalami hal ini? Saya lagi susah nih menghadapi salah seorang siswa yang cukup aktif dan nggak mau diam saat pelajaran berlangsung. Bagi tipsnya dong, gimana caranya?"

7. Menebar kebaikan

Yuk, berbagai banyak kebaikan melalui status! Entah itu dengan kisah inspiratif, kata-kata motivasi, ajakan mengatakan yang jujur, dan lain-lain.


Salam, atas nama kebaikan

Isnaeni DK :)


COMMENTS

BLOGGER: 6
Loading...
Name

aku dan keluarga,10,al quran,4,cerita lucu,2,Cerpen,20,Hikmah,26,inspiratif,40,keluarga,1,Kepenulisan,26,lomba,6,naskah drama,6,nuansa wanita,21,penerbit,7,Perjalanan Penulis,13,Perjalanan_penulis,3,puisi,3,
ltr
item
Catatan Isnaeni DK: Status Di Sosmed, Gimana Menyikapinya?
Status Di Sosmed, Gimana Menyikapinya?
http://3.bp.blogspot.com/-iHtOTRxa-sw/UtY5RpuaAeI/AAAAAAAAAUY/dwumi7aqUFY/s1600/fb.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-iHtOTRxa-sw/UtY5RpuaAeI/AAAAAAAAAUY/dwumi7aqUFY/s72-c/fb.jpg
Catatan Isnaeni DK
https://www.isnaenidk.com/2014/01/status-di-sosmed-gimana-menyikapinya.html
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/2014/01/status-di-sosmed-gimana-menyikapinya.html
true
4217727946596129531
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy