Gunting tempel, alternatif bermain bersama buah hati

Dalam suasana yang mendung dengan langit kota Batang yang berawan hitam, kali ini saya ingin berbagi tentang bermain bersama buah hati. Saya...

Dalam suasana yang mendung dengan langit kota Batang yang berawan hitam, kali ini saya ingin berbagi tentang bermain bersama buah hati. Saya rasa hal ini cukup berdekatan dengan kita, yang sudah memiliki anak. Bagi yang belum berumahtangga, tak menutup kemungkinan juga untuk membaca sharing saya ini.

Sebagai ibu, tentu aktifitas kita sangat beragam. Karena tak dapat dimungkiri, urusan beberes rumah dan melayani suami itu sangat bejibun dan kalau dipaksa dikerjakan semua, waktu kita bakal habis untuk urusan itu saja. Katakanlah baru selesai mencuci baju, perabot dapur yang kotor sudah menumpuk. Lalu, urusan seterika menyeterika. Belum lagi menyapi eh menyapu dan mengepel lantai. Jemur cucian, masak, beberes mainan anak, menyiapkan pakaian suami yang mau berangkat kerja, dan lain lain.

Nahla dan karyanya

Itu baru yang ibu rumah tangga saja. Belum lagi yang juga bekerja ke luar rumah misalnya guru, karyawan bank, karyawan pabrik, atau siapa saja ibu-ibu yang bekerja di manapun instansinya. Tentu pekerjaan rumah juga harus diatur dengan baik supaya tepat dengan waktu yang dimiliki. Mereka akan selalu mengusahakan pergi dari rumah dalam keadaan siap bekerja dan urusan rumah tangga pun kelar. Sampai-sampai ibu-ibu tak jarang mengikhlaskan untuk selalu bangun lebih awal dari anggota keluarga lainnya agar bisa mengerjakan pekerjaan rumah sebelum berangkat kerja. Sehingga, saat suami dan anak-anak bangun, masakan sudah siap, semua cucian sudah terjemur rapi, misalnya.

Banyaknya aktifitas ibu, baik yang bekerja atau tidak, alangkah baiknya kita tak mengesampingkan hal ini: bermain bersama buah hati. Terutama yang masih usia balita, mereka akan sangat dihargai manakala diajak bermain oleh orang tuanya dengan jenis mainan atau aktifitas yang menyenangkan hati. Misalkan kita ajak mereka bermain petak umpet, tebak-tebakan, masak-masakan, lempar tangkap bola, atau apa saja. Banyak pilihan.

Siapkan peralatan ya.

Kali ini saya ingin sharing tentang salah satu aktifitas yang saya senangi saat melakukan kegiatan bermain bersama Faiha Nahla Zalfa (4,5 tahun), yang sekarang duduk di bangku TK A, di TKIT Permata Hati Batang. Aktifitas apa itu? Jawabannya adalah Gunting Tempel.

Jadi, meski saya mengajar, ada bayi berusia dua bulan juga, ngelesi anak mengaji di rumah, aktif di organisasi dan partai, aktif fesbukan (lho?! hehe) aktifitas bermain tak boleh saya lupakan. Masa-masa ini saya manfaatkan sebaik mungkin sebelum hilang ditelan waktu. Saya tak mau menyesal di kemudian hari.

Gunting Tempel

Ada beberapa jenis gambar yang biasa kami gunting. Misalnya: gambar kendaraan, buah-buahan, kata-kata mutiara, huruf abjad, huruf hijaiyah, dan puzzle. Gambar-gambar itu tidak saya beli khusus untuk kegiatan ini, karena saya pikir hal tersebut akan jadi boros. Jadi dari mana gambar itu diperoleh? Dari buku penugasan di TK dan PAUD di tempat Nahla sekolah dulu, dan dari koleksi koran atau apa saja yang tak terpakai. Saya kondisikan suasana rumah mendukung (lantai bersih, peralatan siap, dan hati bergembira). Lalu saya ajak Nahla untuk mulai bermain.


Gunting tempel nama Nahla dan Amira

Kita sebut saja buku itu dengan LK ya, alias Lembar Kerja. Pada buku LK yang sudah lama, saya akan ajak Nahla membukanya kembali dan mereview ingatan. Tentu saja bukan dengan pertanyaan baku yang menegangkan. Saya usahakan dengan kalimat yang ekspresif, penuh senyum, dan tidak memaksa. Penting pula untuk selalu sabar kalau si kecil belum menjawab pertanyaan kita sesuai harapan. Namanya juga anak-anak, pasti mereka kreatif. Dan tentunya juga, apa yang ada di benak mereka bisa jadi lain dengan apa yang kita pikirkan.


Contoh mereview:
Saya    : "Wow, ternyata di sini ada gambar buah ya, Nahla!"
Nahla  : "Iya, Mi. Bagus-bagus ya."
Saya    : "Iya. Nahla tahu nggak kalau yang ini buah apa?"
Nahla  : "Anggur."
Saya    : "Pinteerrr! Kalau yang ini?"
Nahla  : "Ini kan pepaya" (padahal itu gambar mangga)
Saya    : "Masa' sih ini pepaya? Kalau yang ini apa?" (saya menunjuk gambar pepaya)
Nahla  : "Apa ya Mi?" (bingung)
Saya    : "Nahla yang solihah, yang ini pepaya. Kalau yang tadi itu...yang ini...mangga"
Nahla  : "Hehehe..." (mungkin malu karena lupa atau tidak tahu)
Saya    : "Yuk buka lagi halamannya!" ^_^
Puzzle air terjun
Puzzle gajah dan kata mutiara

Setelah acara review tadi menjadi bagian dari apersepsi, lalu kami pun langsung mencari gambar yang menarik. Dilihat gambarnya betul-betul. Jika sudah diwarnai maka kami akan langsung menggunting lalu menempelnya, jika belum diwarnai maka menjadi tugas Nahla untuk mewarnainya. Apakah saya tidak ikut mewarnai. Karena kadang sambil momong adiknya juga, maka saya ikut mewarnai di awal-awal waktu, lalu sepenuhnya Nahla yang menyelesaikan. Dia mau, dia memahami kondisi umminya yang memang harus membagi tenaga untuk adiknya juga, Amira.

Karena dari awal suasananya sudah mendukung, maka selanjutnya pun oke-oke saja aktifitas itu. Nahla akan mengambil gunting kecil yang sudah saya siapkan, lalu asyik menggunting dengan celoteh-celoteh kecil yang ia keluarkan melalui mulutnya. Sesekali ia akan pamerkan proses mengguntingnya kepada saya. Nah, saat proses ini, saya berusaha berikan senyum termanis dan ekspresi kekaguman luar biasa karena ia bisa melaksanakan proses menggunting dengan baik. Misalnya dengan kedipan mata sebelah dan mengatakan:

"Wah, kak Nahla hebat! Dikit lagi selesai tuh."

atau "Lihat tuh dik Amira...kak Nahla pintar ya menggunting gambar buanh anggur. Adik mau nggak anggurnya. Manis lho..."

atau mungkin "Hmm...puzzle nya bentar lagi selesai digunting tuh. Kakak pasti bisa menyusunnya dengan baik!"

Mewarnai, menggunting, menempel gambar anggur di dinding

Kalau saya masih menidurkan Amira, kadang cukup saya acungkan satu jempol saja ke wajahnya, dengan senyum termanis tentunya.

Begitu gambar selesai digunting, maka proses menempel pun dimulai. Di mana kita bisa menempel gambar itu? Di mana saja, sesuka hati si kecil. Jika anak mau diarahkan untuk menempel hasil karyanya pada suatu tempat, itu juga bagus. Ia akan merasa memiliki gambar dan tempat itu sehingga memiliki rasa tanggungjawab untuk menjaganya.

Saya sendiri, memersilakan Nahla untuk menempel di manapun dia suka. Tetapi, seringnya ia menempel di dinding kamar. Apalagi sejak dia punya adik, ia makin sering melakukan aktifitas ini sendiri, tanpa saya ajak. Saya perhatikan, ia sangat menikmatinya. Buktinya, saat saya kecapekan sehingga ikut tidur saat ngelonin Amira, bangun-bangun saya dikajutkan dengan hasil tempelan di dinding kamar yang sudah bertambah banyak. Senang hati saya.
Hitung mahkota bunganya, lalu gunting dan tempel!

Bu ibu, ada beberapa manfaat yang bisa didapat jika kita mau meluangkan waktu untuk bermain bersama sang buah hati:
1. Meningkatkan kedekatan hati antara ibu dan anak
2. Anak merasa dihargai
3. Semakin kreatiflah buah hati kita
4. Menambah ilmu bagi anak
5. Menambah daftar sejarah kebersamaan antara kita dan si kecil

Jadi, begitulah sesi bersama saya kali ini. Semoga bermanfaat ya. Mari dekatkan hati kita selalu kepada sang buah hati!

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"Pada masanya nanti, kita akan dihadapkan betapa waktu berjalan begitu cepat meninggalkan kita. Maka, isilah waktu sekarang dengan sebaik-baik kemanfaatan."

Isnaeni DK




COMMENTS

BLOGGER: 2
Loading...
Name

aku dan keluarga,10,al quran,4,cerita lucu,2,Cerpen,20,Hikmah,26,inspiratif,40,keluarga,1,Kepenulisan,26,lomba,6,naskah drama,6,nuansa wanita,21,penerbit,7,Perjalanan Penulis,13,Perjalanan_penulis,3,puisi,3,
ltr
item
Catatan Isnaeni DK: Gunting tempel, alternatif bermain bersama buah hati
Gunting tempel, alternatif bermain bersama buah hati
http://3.bp.blogspot.com/-24ozMq7dy_Q/UunBSIWXOfI/AAAAAAAAAXQ/yayHFcg7Hag/s1600/Photo-0032.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-24ozMq7dy_Q/UunBSIWXOfI/AAAAAAAAAXQ/yayHFcg7Hag/s72-c/Photo-0032.jpg
Catatan Isnaeni DK
https://www.isnaenidk.com/2014/01/gunting-tempel-alternatif-bermain.html
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/2014/01/gunting-tempel-alternatif-bermain.html
true
4217727946596129531
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy