Tentang Masakan. Apa Rasa Masakanmu?

Apa rasa masakanmu? Cenderung asin, manis, atau rada-rada asam? Itulah masakan. Tetapi, walaupun sebenarnya dia punya rasa yang nyata, ak...

Apa rasa masakanmu? Cenderung asin, manis, atau rada-rada asam? Itulah masakan. Tetapi, walaupun sebenarnya dia punya rasa yang nyata, akan memiliki rasa yang berbeda jika sudah dicicipi--atau mungkin dilahap-- oleh banyak orang.

Misalkan saya memasak opor ayam. Saya sudah masukkan berbagai macam bumbu sesuai pengetahuan yang dimuliki, juga menjadikan acara memasak saya menjadi satu hal yang menyenangkan atau dengan inti...saya menikmati. Alhasil, jadilah opor ayam ala chef Isnaeni DK. Saya masukkan ke dalam wadah, lalu saya hidangkan di meja makan.

Opor ayam tadi menunggu seseorang datang menyantap. Datanglah anak, suami, dan keluarga yang menikmati opor ayam yang menurut saya sangatlah mantap lagi yammy and very very nyummy. Hehehe....

Namun yang keluar dari mulut mereka adalah komentar yang bermacam-macam.

"Ayamnya kurang empuk"

"Santannya terlalu kental"

"Kemanisan"

"Kurang garam"

"Tapi...enak kok. Aku suka."


Apakah kau tahu apa yang ingin kusampaikan saat ini? Tentang masakan? Tentu! Tentang penilaian? Itu juga benar.

Nah, kawan. Pernahkah kita perhatikan suatu saat kita dinilai oleh orang lain? Bukan soal masakan, tetapi tentang akhlak dan perilaku kita. Begitu banyak manusia yang ada di sekeliling kita. Keluarga, saudara, teman, rekan kerja, atau siapa saja. Mereka bisa memberikan penilaian yang bermacam-macam atas ucapan dan perilaku yang terlihat dari kita. Juga, akan keluar sebuah kesimpulan dari mereka tentang diri kita.



Ada yang bilang, mungkin kita ini adalah tipe orang yang humoris. Tetapi orang di ujung sana barangkali mengatakan bahwa kita adalah orang yang pendiam dan sangat serius. Ada yang menganggap kita enak diajak bicara, ada yang bilang kalau kita kurang nyambung diajak ngobrol. Seringkali kita mendapatkan apresiasi atas kerja kita yang begitu profesional, namun lain pihak ada yang sangat tidak puas dengan jerih payah kita selama ini.

Itulah penilaian. Bisa positif, bisa negatif. Penyikapannya? Tentu dengan alamiah kita saja sebagai manusia. Tetap jadi diri sendiri dan tetap lapang menerima apapun. Marah menanggapi respon negatif? Tidak perlu. Kalau kita jeli, hal itu bisa kita jadikan input untuk menjadikan diri lebih baik. Berbunga-bunga dengan respon positif? Tidak perlu juga. (Namun jika kau sekedar menikmati, tak apa). Karena, bisa jadi kondisi hati kita yang berbunga-bunga membuat kita lena dan menjadikan kita puas atas akhlak yang sudah kita biasakan selama ini. Padahal, agama mengajarkan kepada kita untuk senantiasa menjadi lebih baik, bukan?

Orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka dia orang yang beruntung
Orang yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka dia orang yang merugi

Orang yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka dia orang yang celaka

Lalu, bagaimana mengkondisikan hati saat kita tak menerima respon negatif atas perilaku kita (padahal kita merasa tak ada yang salah dengan perilaku kita)? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Simak ya!

1. Hilangkan sensitifitas....sedikiiiit saja :)
    Dengan menghilangkan sebagian persen dari hati kita yang mudah "merasa", itu akan mempermudah     dalam menelaah kata-kata seseorang.
2. Cerna kembali penilaian terhadap kita itu.
    Orang yang menilai buruk terhadap kita, bisa jadi ada tujuan tertentu. Bisa jai memberi masukan, bisa jadi
    hanya ingin menyampaikan uneg-uneg saja. Atau bisa jadi....keceplosan (Wah, kalau yang ini...berarti bener ya? Hehehe)
3. Jika benar, maka benarkan. Jika salah, maka anggap itu sebagai peringatan supaya kita tak menjadi seperti yang dikatakan.

4. Kalau kau dapat hikmahnya, bagikan ya pada yang lain :)



Mudah-mudahan bermanfaat ya!

Love you so much!

Isnaeni DK





COMMENTS

BLOGGER
Name

aku dan keluarga,10,al quran,4,cerita lucu,2,Cerpen,20,Hikmah,26,inspiratif,40,keluarga,1,Kepenulisan,26,lomba,6,naskah drama,6,nuansa wanita,21,penerbit,7,Perjalanan Penulis,13,Perjalanan_penulis,3,puisi,3,
ltr
item
Catatan Isnaeni DK: Tentang Masakan. Apa Rasa Masakanmu?
Tentang Masakan. Apa Rasa Masakanmu?
http://4.bp.blogspot.com/-i8AVqFzIvrc/UXY0Hwdc-hI/AAAAAAAAAOA/fEv2pzQy88o/s320/opor.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-i8AVqFzIvrc/UXY0Hwdc-hI/AAAAAAAAAOA/fEv2pzQy88o/s72-c/opor.jpg
Catatan Isnaeni DK
https://www.isnaenidk.com/2013/04/tentang-masakan-apa-rasa-masakanmu.html
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/2013/04/tentang-masakan-apa-rasa-masakanmu.html
true
4217727946596129531
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy