Naskah Drama SDIT Permata Hati: CINTAI AL QURAN, CINTAI ALLAH

Beberapa waktu lalu SDIT Permata Hati Batang menyelenggarakan wisuda tahfidz dan qiroati. Saya kembali mengisi pagelaran hiburan dengan mo...

Beberapa waktu lalu SDIT Permata Hati Batang menyelenggarakan wisuda tahfidz dan qiroati. Saya kembali mengisi pagelaran hiburan dengan modern dance with nasyid yang diisi oleh siswa kelas III, nasyid semi acapela oleh grup seni vokal, juga drama yang bertemakan al quran sebagai pagelaran inti dalam rangkaian acara hiburan.

Nah, mau tahu bagaimana naskahnya? Kita simak yuk! Drama ini memadukan musik, akting, juga pesan ekspresif yang tersampaikan dari para pemainnya!

CINTAI AL QURAN, CINTAI ALLAH



Ada semangat dalam dada
Ada rindu bersemayam di dada
Lantunan indah ayat-ayatnya
Selalu sejukkan ruh kami, yang penuh dengan lika-liku kehidupan
Dengan ini...Teater An-Nahl kids dari SDIT PERMATA HATI menampilkan drama dengan judul...CINTAI AL QURAN, CINTAI ALLAH
Drama ini berjudul CINTAI AL QURAN, CINTAI ALLAH. Dikisahkan ada dua anak bernama Ica dan Nabila yang sangat malas belajar qiroaty dan tahfidz. Mereka selalu membangkang dan melawan ustadzahnya jika sedang diberi pelajaran. Hingga menjelang wisuda, mereka kesulitan mempersiapkan. Akankah Ica dan Nabila berhasil mempersiapkan ujian menuju wisuda dengan baik? Kita langsung saja masuk ke TKP! 

(Hanin-farin-hanifah-alsah-abel menyanyikan lagu terima kasih guruku)
Ica dan Nabila datang mengejek mereka
Ica          : “Sok hormat banget sama ustadzah Salwa. Pelajaran tahfidz aja kok bangga!”
Nabila   : “we we we we we we...(menirukan lagu terima kasih guru) emang penting gitu? Masalah buat gue gitu kalo gue nggak nyanyi...???”
Ica          : “Mendingan kita nggak usah masuk aja ya Bil, ngumpet ke kamar mandi aja yuk!”
Nabila   : “Yuuuk...”
Alsah     : “Ica, Bila...kalian sudah tahu kan kalau kita ini harus mencintai al quran? Nah, pelajaran tahfidz itu sangat penting karena di dalamnya kita menghafalkan al quran...”
Farin     : “Iya, apalagi bentar lagi kita akan ujian tahfidz. Kalian nggak takut gagal?”
Ica          : “Emang gue pikirin getoooo....”
Nabila   : “Apalagi pelajaran qiroaty...fuiiiihhh...males banget deh aku. Harus baca dengan tartil lah, tajwid yang betul lah...suara yang fasih lah...cereweeeet banget....”
Hanin    : “Apa yang dikatakan Ustadzah Zahra itu benar. Kalian nggak boleh begitu!”
Abel       : “Kalian harus semangat dan serius seperti kami. Ingat nggak, man jadda wa jada. Siapa yang bersungguh-sungguh, pasti dia akan berhasil.”
4 anak  : “Betul itu!”
Hanifah: “Ustadzah Salwa datang! Ayo kita bersiap-siap. Juz amma dan buku kontrolnya jangan lupa. Semangat semua ya teman-teman!”
4 anak  : “Oke!”



Salwa    : “Assalamualaikum Warohmatullohi Wabaraokaatuh!”
Murid   : “Waalaikumussalam warahmatullohi wabarokatuh.”
Salwa    : “Are You Ready to tahfidz?”
5anak   : “Yes, we are!”
Salwa    : “Tenang, fokus, dan baca dengan tartil. Murojaah surat an naazi’at!”
5anak   : (menghafalkan surat an naazi’at) sampai ayat 12 terhenti karena Ica dan Nabila ribut dan mainan sendiri.
Salwa    : “Ica, Bila...ikuti murojaah dengan baik!”
Ica bila : “Huh! Kami bosan dengan tahfidz”
Ica dan Nabila melempar ust Salwa dengan buku kontrol. Ust Salwa pun meninggalkan mereka.


Rupa-rupanya, kelakuan keduanya itu tak hanya di pelajaran tahfidz saja. Pada pelajaran qiroaty yang diajar oleh Ustadzah Zahra, mereka pun selalu ribut dan tak mengikuti pelajaran. Baik, kita langsung saja ke TKP!
Zahra    : “Kita baca halaman empat ya, anak-anak....”
Murid   : “Ya, Ust.”
Zahra mulai membacakan satu demi satu bacaan lalu ditirukan murid-murid.
Zahra    : “Apa yang disebut dengan mad thobii?”
Murid   : “Mad thobii yaitu fathah diikuti alif, dhummah diikuti wawu sukun, kasroh diikuti ya sukun. Panjangnya satu alif atau dua harakat.”
Ica dan nabila ribut-ribut. Mereka marah-marah sendiri lalu membuang buku di hadapan ust Zahra. Mereka lalu pergi meninggalkan kelas...


Kepala sekolah pun memanggil orangtua dari Ica dan Nabila.
Rizka    : “Begini, bu. Saya ingin menyampaikan kepada panjenengan semua untuk terus memotivasi Ica dan nabila. Akhir-akhir ini mereka sering sekali...mohon maaf...mereka seperti kurang menghormati guru.”
Amel     : “Masa iye anak aye kayak gitu, Bu? Ica itu...anaknye baek. Kagak nakal apelagi suka ngelawan ame gurunye...” (sambil monyong)
Fida       : “Nggih, Bu. Saestu. Nabila juga anaknya baik. Di rumah dia selalu menghormati kedua orangtuanya...”
Rizka    : “Ya...ini sebagai evaluasi kita bersama saja. Mudah-mudahan ke depannya anak-anak bisa semakin lebih baik.
Amel     : “Iye-iye...nanti ntu anak aye marahin biar baek juga di sekolah. Aye kan kagak mau punye anak macam entu.”
Fida       : “Nggih, bu. Maturnuwun sanget....”


Apa yang terjadi kemudian? Ica dan nabila pun kebingungan ketika mempersiapkan ujian tahfidz dan qiroaty. Mereka nampak sedih dan menyesal atas apa yang dilakukan keduanya. Setiap hari saat semua menghafalkan materi, mereka hanya terdiam dan tertunduk lesu. Hingga akhirnya mereka pun sadar dan meminta maaf kepada ust Zahra dan Ust Salwa.
Salwa    : “Ustadzah memaafkan, dengan syarat setelah ini kalian lebih semangat belajar dan tidak mengulangi kesalahan yang telah lalu.”
Zahra    : “Cintailah al quran, cintailah Allah. Dengan mencintai keduanya, kalian akan selamat di dunia dan di akhirat.”

 (dinyanyikan dengan lagunya coboy junior, semua pemain berjajar membentuk barisan dan formasi unik)

Mari cintai al quran
Kita baca dan hafalkannya
Agar kelak di hari kiamat
Al quran datang sebagai syafaat
Jangan malas membacanya
Walau sesibuk apa kita
Hingga tiada sesal
Di akhir hayat kita
Hingga tiada sesal
Di akhir hayat...kita...

ini dia salah satu cuplikan latihan dramanya! Judulnya "style kepala sekolah bangeeeetttt"

COMMENTS

BLOGGER
Name

aku dan keluarga,10,al quran,4,cerita lucu,2,Cerpen,20,Hikmah,26,inspiratif,40,keluarga,1,Kepenulisan,26,lomba,6,naskah drama,6,nuansa wanita,21,penerbit,7,Perjalanan Penulis,13,Perjalanan_penulis,3,puisi,3,
ltr
item
Catatan Isnaeni DK: Naskah Drama SDIT Permata Hati: CINTAI AL QURAN, CINTAI ALLAH
Naskah Drama SDIT Permata Hati: CINTAI AL QURAN, CINTAI ALLAH
http://1.bp.blogspot.com/-NQit9M5kPZ0/UXK9LPCw3TI/AAAAAAAAANo/geLsikrUlP4/s400/sdit+ph.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-NQit9M5kPZ0/UXK9LPCw3TI/AAAAAAAAANo/geLsikrUlP4/s72-c/sdit+ph.jpg
Catatan Isnaeni DK
https://www.isnaenidk.com/2013/04/naskah-drama-sdit-permata-hati-cintai.html
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/2013/04/naskah-drama-sdit-permata-hati-cintai.html
true
4217727946596129531
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy