Menuliskan Kisah Pribadi, Kenapa tidak?

Menjadi seorang penulis, sangatlah mengasyikkan. Dengan waktu 24 jam yang orang lain juga mempunyai waktu itu, kita punya waktu untuk m...



Menjadi seorang penulis, sangatlah mengasyikkan. Dengan waktu 24 jam yang orang lain juga mempunyai waktu itu, kita punya waktu untuk menorehkan sejarah hidup kita. Sejarah hidup yang pencurahannya bisa dengan fiksi maupun  nonfiksi. Dengan asyiknya kita berdua-duaan dengan komputer atau laptop kita sepanjang waktu tanpa ingin diganggu. Kadang kita tegang, kadang kita dibuat senyum-senyum sendiri dengan tulisan kita. Ia seolah memberi harap, ia seolah memberi teman terbaik bagi seorang penulis. Tanpa sadar, dengan rela hati kita berlama-lama sambil terus melakukan aktifitas pendukung seperti menyiapkan camilan atau sambil mendengarkan musik. Atau mungkin, sekedar membersihkan tempat kita menulis agar nyaman saat kita berlama-lama mencari inspirasi di sana.

Tulisan kita dibaca banyak orang, yang kemudian melekat dalam benak pembaca sebagai pesan yang senantiasa diingat. Bahkan, kelak ketika kita telah meninggal, tulisan-tulisan itu senantiasa hidup dan bisa dibaca oleh anak cucu kita. Kita meninggalkan sejarah...

Nah, sudahkah anda,...para penulis menuliskan kisah pribadi untuk tulisan anda? Hmm...kenapa tidak?
Kisah pribadi adalah kisah nyata yang sangat dekat dengan kita. Secara, kita yang mengalami, kita yang merasakan, dan kita yang tahu betul bagaimana rincian peristiwa itu terjadi. Entah itu peristiwa menyenangkan, ataupun peristiwa yang menyedihkan.


Kisah pribadi bisa dituangkan dalam fiksi dan nonfiksi. Dengan fiksi, misalkan anda menuliskan secuplik kisah sebagai cerpen, novelet, atau novel. Jika ingin lebih detail dan melingkup semua pertiwa dalam hidup kita, maka mungkin kita jadikan novel saja. Kita bisa membuat draf-draf per bab dulu, baru menuliskan bagaimana skenarionya hingga akhir cerita.

Awalnya mungkin susah, tetapi sebenarnya tidak. Buatlah konflik sebagaimana biasa kita membuat cerita. Namun, yang namanya novel tentu sarat akan konflik. Jadi, kita harus pintar-pintar mengaitkan satu peristiwa dengan peristiwa yang lain sehingga pembaca menikmati betapa semuanya saling berkaitan menuju satu titik. Mudah saja. Anda pilihlah konflik-konflik dalam hidup anda yang ingin anda ungkapkan.

Perlukah bumbu? Oh! Tentu saja perlu. Ini adalah dalam rangka kita mencari inspirasi, ide untuk menulis. Kadangkala memang  kisah hidup kita itu tak terlalu baik skenarionya (menurut kita) atau kurang klik dengan tema yang kita angkat. Ya sah-sah saja kita tambahi bumbu agar terasa manis, asin, rame-rame deh pokoknya. Jangan sampai lantaran kita berdasar dengan kisah pribadi kita, lantas membatasi keratifitas dalam berimajinasi.

Bagaimana dengan nonfiksi? Ini pun bisa kita lakukan. Tiliklah kisah pribadi kita. Ada pesan apa yang bisa kita sampaikan kepada pembaca. Lalu sedikit demi sedikit kita sampaikan pesan itu lewat tulisan. Misalnya kita pernah mengalami yang namanya difitnah oleh seseorang, nah dari situ kita bisa buat –misalnya- kiat-kiat agar terhindar dari fitnah atau...bagaimanakah bahaya lidah itu.

Atau, kita senang dengan aktifitas bermain dan bercerita bersama anak, lalu kita sadar bahwa ternyata kedua aktifitas itu mampu meningkatkan kecerdasan anak-anak. Nah, dari situ kita bisa tuliskan tentang cara meningkatkan kecerdasan anak. Itu hanya contoh. Para penulis tentu masih punya seabrek kisah pribadi yang bisa dituangkan dalam bentuk nonfiksi.


Selamat menulis!

Salam


Isnaeni DK

COMMENTS

BLOGGER: 10
Loading...
Name

aku dan keluarga,10,al quran,4,cerita lucu,2,Cerpen,20,Hikmah,26,inspiratif,40,keluarga,1,Kepenulisan,26,lomba,6,naskah drama,6,nuansa wanita,21,penerbit,7,Perjalanan Penulis,13,Perjalanan_penulis,3,puisi,3,
ltr
item
Catatan Isnaeni DK: Menuliskan Kisah Pribadi, Kenapa tidak?
Menuliskan Kisah Pribadi, Kenapa tidak?
http://4.bp.blogspot.com/-SSM9Pr3AOOI/UQTxUvOEOpI/AAAAAAAAAKU/7CSGHKv_uNE/s200/menulis+baru.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-SSM9Pr3AOOI/UQTxUvOEOpI/AAAAAAAAAKU/7CSGHKv_uNE/s72-c/menulis+baru.jpg
Catatan Isnaeni DK
https://www.isnaenidk.com/2013/01/menuliskan-kisah-pribadi-kenapa-tidak.html
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/
https://www.isnaenidk.com/2013/01/menuliskan-kisah-pribadi-kenapa-tidak.html
true
4217727946596129531
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy